Tugas pengkaderan Fakultas Arsitektur dan Desain
MOH. HAVIT GUNAWAN; ARSITEKTUR; 19051010004; ART DECO
1. Aliran-aliran dalam seni rupa
Dalam materi penjelasan tentang
aliran aliran seni rupa terbagi menjadi dua kelompok. Dimana kelompok kami berada
di Studio IV yang diisi oleh dosen dari Desain Komunikasi Visual yaitu Ibu
Masnuna, S.T. M.Sn.
A.
Minimalism
Lukisan ini dibuat dengan minimalism. Dimana jumlah,
warna, bentuk, tekstur, dan garis dibuat dengan seminimalis mungkin. Aliran
minimalis muncul sebagai tren di akhir tahun 1950-an dan terutama berkembang
pada tahun 1960-an dan 1970-an.
B. Popart
Lukisan ini dibuat dengan outline yang tegas. Untuk
tema lukisannya diangkat dari kebiasaan maba yang sering makan indomie terutama
anak kos. Mengapa Indomie? Karena sudah mempengaruhi konsumen sehingga merk
lain pun kalah dan juga terkenal karena banyak promosi atau iklan.
C.
Dadaisme
kisan ini dilukis setelah ada perang atau suatu
peristiwa berunsur kekerasan atau kekasaran sehingga menimbulkan kesedihan.
Lukisan ini dianggap anti seni dan anti perasaan. Tetapi bagaimanapun ini
termasuk karya seni karena masih ada unsur keindahannya.
D.
Abstrak
Lukisan ini dibuat untuk melepas sensasi figuratif.
Aliran ini ada dua jenis yaitu non figuratif dan geometri. Untuk di dunia seni
rupa lebih terkenal abstrak namun di dunia desain disebut stilasi. Dimana
stilasi ini adalah bentukan suatu objek yang dibentuk dari geometri geometri
namun tetap menunjukkan apa objek tersebut.
E.
Art deco
Lukisannya bermakna elegan yang biasa disimbolkan
dengan warna warna gold, silver dan hitam. Lukisan ini agak mirip kubisme yang
terdapat campuran geometrinha tetapi gambar yang ingin disampaikan itu lebih
menonjol. Seperti lukisan Dewi keadilan yang membawa timbangan. Baju dari Dewi
tersebut dibikin geometri dibagian dada setengah. Kemudian kaki dan tangannya berbentuk
geometri.
F.
Futurisme
aliran lukisan yang mengutamakan pergerakan objek.
Maksudnya objek yang digambarkan seakan-akan bergerak. Contohnya seperti kuda
yang sedang berlari, perahu yang bergerak ditiup angin, orang berjalan, dll.
G.
Surealisme
Lukisan ini dibuat dengan imajinasi dan penuh dengan
makna. seakan-akan kita berada dalam mimpi (tidak masuk akal) dan penuh
dengan imajinasi dan maksa. Biasanya pelukis sehabis bangun tidur melukiskan
semua yang terjadi di mimpinya. Seperti lukisan gambar seorang cewek yang
memiliki rambut panjang. Rambut tersebut terbuat dari air terjun yang di
kepalanya ada danau sebagai sumber air terjun tersebut.
H.
Kubisme
lukisannya berbentuk dari susunan geometri. Seperti
segitiga, segiempat, lingkaran, jajargenjang, trapezium dsb.
2. Event (EO)
Event adalah
pengorganisasian yang dikelola secara sistematis, efisien dan efektif. Yang dimulai
dari konsep hingga pelaksanaan. Mengapa dalam suatu acara perlu adanya Event
Management? Karena suatu acara tidak boleh ada yang sama dengan yang lain dan
dalam acara pasti ada kendala meskipun itu sangat kecil.
Apa sih tugas Event Management?
a. Memilih vanue / tempat acara
b. Menyeleksi talent, termasuk MC
dan seluruh yang terlibat di atas panggung
c. Produksi, mencari dana dengan
membuat proposal
d. Mengawasi jalannya acara.
3. Pubilc Speaking
11 point penting dalam public
speaking
a. Pahami materi, jangan
dihafal\
b. Move, bahasa tubuh itu penting
c. Pilih diksi, susun diksi
sebaik mungkin
d. Ketahui siapa dan latar
belakang pendengar kita
e. Pelajari psikologi lawan
bicara kita
f. Cari tau outdit terbaik kita,
(saran biru atau hitam karena membawa aura kedamaian)
g. Adapt, improvisme, overcome
h. Buat pendengar relaks,
bercandalah di sela materi
i. Memberi break, waktu
ngobrol dengan pendengar
j. KISS, Keep It Simple,
Supid
k. Hardwork beats talent,
when talent doesn’t hardwork.
4. Outbound
Dalam acara ini,
kita melakukan outbound berupa game yang sangat menyenangkan. Dimana game itu
terdiri dari 7 macam seperti jumlah pos yang ada. Dalam game ini kita diajarkan
untuk saling mempercayai rekan kita, kita harus lebih kompak, kita harus
sabar,kita harus satu pemikiran, kita harus fokus, kita harus cepat dalam
mengambil keputusan dalam keadaan krusial, lebih mempererat kekeluargaan, dan
pastinya tidak individualisme dalam kelompok.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar